Bermain dengan Botol Bekas, Sulap Buah Ajaib

Hari ini Sakha (4 tahun) mulai "Sekolah" kembali di rumah, alias bermain sambil belajar bersama Mamah di rumah. Semenjak kuliah di Institut Ibu Profesional , memang kegiatan saya dan Sakha bisa dijadi bersamaan dengan mengerjakan game tantangan di kelas Bunda Sayang.

Nah karena kami terkadang harus mengkonsumsi air dalam kemasan botol, salah satu akibatnya banyak sampah botol bekas. Tercetuslah ide untuk dipakai untuk bermain bersama Sakha. Karena dirinya sedang senang dengan buah-buahan, tercetuslah ide bermain sulap.

Jadi ketika semalem pas semua bobo, mamahnya asik bebekinan (membuat prakarya). Di pagi harinya Sakha tinggal menaruh tutup botol dan menebak warna yang akan muncul .
ini permainannya seru banget loh. Sakha sampe ketagihan main 😁 🍎🍊 SULAP BUAH AJAIB 🍌🍐
.
Alat dan bahan:
- Botol plastik putih transparan
- Kertas
- spidol
- Gunting
- solatip
- Air
- Kapas
- Pewarna makanan
.
Cara membuat dan memainkan:
1. Pertama-tama, buat terlebih dahulu gambar buah di kertas. Gunakan warna hitam supaya tebal di setiap garisnya. Lalu potong bagian dalam buah dgn gunting/cutter. Lekatkan dg lakban atau solasi di sisi kanan atau kiri kertas.
2. Siapkan botol yang sudah berisi air.
3. Pasang kertas yg bergambar buah tadi pada botol.
4. Teteskan pewarna makanan pada kapas
5. Letakkan kapas tersebut di dalam tutup botol. Pasang tutup botol tsb sesuai dgn warna buahnya. Usahakan kapas terjepit saat tutupnya terpasang ya. (saya menutup ketika Sakha sudah siap mengocok botol)
6. Ajak si Kecil untujk menebak buah yg terdapat pada gambar, menyebutkan warna dari buah tersebut. Lalu ajak dia untuk menggoyang-goyangkan botol sampai air berubah warna.

Tutorial bermain :



Gambarnya bisa kita ganti selain buah, misalnya sayur atau hewan. Besoknya sakha minta gambar melon sama pepaya😂. 


Bermain dengan anak menggunakan botol bekas tadi adalah salah satu upaya bounding dengan anak. Selain itu juga meningkatkan daya nalar anak. Dengan kata lain meningkatkan kemampuan observasi anak.

Kenapa bisa kemampuan observasi anak meningkat dari "hanya" sebuah permainan?

Ingat ga Mams?, anak mulai berexplorasi dari benda dan kejadian itu saat umur 3 tahun? Otak anak sejatinya semakin hari semakin berkembang, oleh karena itu kita sebagai orang tua tidak hanya memberikan kesempatan tetapi harus juga memberikan stimulasi

Kemampuan observasi anak penting untuk kreatifitasnya

Ingat imajinasi anak berkembang dari apa yang dia lihat. Semakin banyak benda-benda yang dilihat oleh anak, semakin banyak hal hal yamg dapat dibayangkan oleh anak.

Saran saya yang terakhir ingat perkataan Pak Harry Santosa "jangan mengada-ada, mulai dari yang ada"

Seperti botol bekas ini, yuk bermain dengan anak :)
Selamat mencoba ya semua.

Salam,











#bermainsambilbelajar #mainansederhana #mainanedukasi #mainanedukatif #doityourself #aktivitasanak #idebermain

Post a Comment

27 Comments

  1. I am always proud of you darling.... please keep to show must go on

    ReplyDelete
    Replies
    1. 🚜🚛🚚🚚🚙🚘🚑🚔🚖😅😆

      Delete
  2. Kreatifitas dimulai dari yang ada dan disekitar kita... idenya menarik. Patut dicontoh kreatifitasnya

    ReplyDelete
  3. Kreatif banget, Mak. Bikin mainan dari barang yang ada. Anak-anak bisa mencontoh juga biar kreatif yaa. Love love banget

    ReplyDelete
  4. Halo Bunda, saya jadi penasaran pengen juga kreatif dan ikut Institut Ibu Profesionalnya. Kalau mau liat informasinya di manakah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa langsung ke website www.ibuprofesional.com atau di instagramnya @institutibuprofesional :)

      Delete
  5. Jangan menga-ada². Sip...
    Seringnya kita bingung duluan. Pdhal yaa ada di sekitar kita bahan²nya. Bisa dicoba nih di rumah...Makasiih

    ReplyDelete
  6. Wah sangat mengedukasi nih buat anak-anak. Bisa melatih kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik nya sekaligus. Kreatifitas anak pun pastinya akan semakin meningkat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, InsyaAllah. Next InsyaAllah dibahas aspek kemampuannya ya selain kreatifitas 😅

      Delete
  7. Asiknya ada banyak cara boinding dengan anak dgn cara main mainan yang bisa dibuat sndiri pake alat atau benda apapun yang di rumah ya mbajkk.. Hematt juga jadinya khan. Hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak Dini. Botolnya masih bisa dipake lagi juga hehe

      Delete
  8. Seneng ya anak-anak mah, tadinya bening tiba-tiba jadi berwarna-warni gitu. Hehe. Kreatif nih emaknya.

    ReplyDelete
  9. seru banget mbaa, aku udah lama nih ga memantau grup IIP lagi semenjak pindah dari Bandung ke Tangerang, semoga d waktu yg pas nanti bisa ikut nimbrung lagi. Dan ini ide yg super kreatif deh!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah Mbak Grandy IIP juga toh, matrikulasi batch berapa Mbak?

      Delete
  10. WEHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH KREATTIIIFFF..

    Ini nanti bisa nih buat isian pojok literasi di perumahan kami, Mbak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Capslocknya Mas Ari wkwk. Yuhu selamat mencoba

      Delete
  11. Nah ini menarik, bisa eco-friendly tapi sekaligus belajar bonding buat anak. Walaupun masih lama aku punya anak, ide ini bisa nih kusimpen untuk nanti belajar bonding sama anak. Kreatif banget sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas Rifqi bisa coba dulu sama ponakan2 ya pas mau lebaran hehe

      Delete
  12. Saya tontonin videonya sampai selesai, meski bukan anak-anak lagi, saya jadi pengen coba permainan ini, hehe. Kreatif banget mbak

    ReplyDelete
  13. Keren. jadi terinspirasi mengajari anak hal seperti itu sejak dini. Daripada kecanduan gadget dan terbawa hal negatif

    ReplyDelete
  14. Just one word for you, "CREATIVE." Yup, memang butuh sebuah kreativitas untuk bermain dengan anak sehingga tidak perlu mengeluarkan uang membeli mainan.

    ReplyDelete

Perempuan Pekerja dalam Wabah Covid-19