-->
mOaB8SxtB0X1FfqkEcWCngeyJrUW9rkTfz5H9ziF

PENGALAMAN MELAHIRKAN NORMAL SETELAH OPERASI CAESAR SEBELUMNYA (VBAC)

Kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya melahirkan anak kedua saya secara normal. Sebelumnya, anak pertama saya dilahirkan secara bedah sesar (cesarean section) kurang lebih tiga tahun yang lalu.

Anak kedua kami, Hafsah Aulia Azzahra lahir di hari paling berkah yakni hari Jumat. Tepatnya tanggal 31 Mei 2019 dengan persalinan vaginal birth after caesarean (vbac) /lahiran normal setelah operasi caesar dengan bb 2,7kg dan panjang 48cm di rumah bersalin Anny Rahardjo.


Alhamdulillah yang ditunggu tunggu launching juga, di usia kandungan 40WK2D. Awalnya di hari jumat 06.30 mulai terasa gelombang cinta udh lumayan teratur tapi masih bs maen gymball semakin lama makin intens nih akhirnya jm 8an blg suami,tapi beliau ada perlu ke deptan. Akhirnya jam 9 udh ga kuat, telp suami akhirnya bliau plg. kami siap2 ke klinik  berdua naik motor, kami pamit utk kontrol krn khawatir keluarga malah jdi panik.

Pukul 11.00 WIB

Sampai klinik ternyata pembukaan 4.
masya Allah gelombang cinta makin dashyat. Jam 12 ketika BAK muncul lendir darah banyak, wah pertanda smakin dekat ketemu dedek, sensasi mengejan makin menjadi.
Nafas perut udh awut2an, tapi masih harus senyum. tiap kontraksi dibuat gerak dan minta suami elus2in pinggang,punggung main gymball.


Pukul 14.00 WIB
Saya pribadi sudah tidak kuat lagi menahan gejolak rasa sakit. Rasa penyesalan kurangnya berlatih hypnobirtthing pun datang. Beberapa kali saya mengaduh pada suami dan nakes yang menemani bahwa rasa ingin mengejan semakin menjadi-jadi.

Suami memegang tangan saya dan sambil beristigfar terus. 
Selain suami ada seorang Ibu Pijat yang setia menemani saya. Kalau di persalinan artis, mungkin namanya jadi doula ya. Mereka berdua menjadi korban setiap gelombang kontraksi datang.

Akhirnya saya kembali dilakukan pemeriksaan dalam atau (Vaginal Test/VT) Alhamdulillah hasilnya pembukaan 8. Saya diminta untuk stay di kamar bersalin. Selain saya diminta untuk mengenakan diapers dan dikasih obat pencahar agar dapat buang air besar. 

Dokter dan 2 bidan sudah stand by dan lengkap di ruangan bersalin. Gelombang cinta makin terasa dahsyat. 

Qodarulloh 15.27 akhirnya dg 4x mengejan Hafsah keluar dg penuh cinta meski hrs melalui epistomi. Langsung IMD selama 1 jam. Alhamdulillah ya Rabb perjuangan selama ini terbayar utk bs merasakan melahirkan normal. Meski masih jauh sekali persalinan gentlebirth. Namun, Allah kabulkan bisa melahirkan normal sehat lahir batin adalah suatu nikmat yang luar biasa.  

Terima kasih untuk suami tercinta yg sudah mendukung penuh dan mjadi partner persalinan yg luar biasa. terima kasih jg untuk @klinikannyrahardjo dan team.



Terima kasih  kepada semua pihak yang sudah mengedukasi dan mendoakan dengan tulus. Banyak sekali tenaga kesehatan yang kutemui selama kehamilan anak kedua ini. Berbagai kepribadian, nasihat, ilmu dan wawasan kuterima. Baik para bidan-bidan singlelillah dan bidan yang sudah beranak-pinak.

Dan juga terima kasih juga untuk akun2 ini yang selalu memberikan ilmu cuma2 untuk kami semua pejuang vbac untuk memberdayakan diri 😘 


   



Tetap semangat untuk memberdayakan diri dan pasrahkan hasilnya pada Allah ya teman2 semua :)

Itu dia pengalaman saya melahirkan secara VBAC di Jakarta. Semoga teman-teman semua pejuang VBAC dimudahkan prosesnya. Jangan lupa untuk mempersiapkan VBAC dengan seoptimal mungkin.
Satu hal yang kuingat bahwa usaha tanpa doa adalah sebuah kesombongan, sementara doa tanpa usaha adalah suatu kebohongan. Tetap berproses dan berdoa.


Salam,

Shafira Adlina 

Related Posts
Shafira Adlina
Mamahnya Sakha dan Hafsah. Mamah yang suka nulis dan desain. Masih belajar jadi blogger, asessor dan fasilitator. email : adaceritamamah at gmail dot com

Related Posts

Posting Komentar