-->
mOaB8SxtB0X1FfqkEcWCngeyJrUW9rkTfz5H9ziF

Meraih Rumah Impian Nelayan Bersama Pemerintah

Setiap orang pasti ingin memiliki rumah sendiri. Rumah adalah salah satu kebutuhan primer setiap manusia selain kebutuhan pangan dan papan. Rumah adalah salah satu bangunan yang dibuat untuk tempat tinggal dan menetap. Semua orang pasti ingin memiliki rumah yang senyaman mungkin bagi penghuni rumah tersebut. Setiap orang pasti mendambakan sebuah rumah yang memberikan perlindungan atau tempat bernaung dari segala kondisi alam yang berada di sekitarnya, seperti hujan, panas terik matahari bagi penghuninya.

Sebuah rumah juga digunakan sebagai tempat beristirahat penghuninya yang telah melakukan berbagai macam aktivitas. Secara fisik rumah dapat diartikan suatu bangunan tempat kembali dari bekerja dan berpergian. Rumah sebagai tempat tidur dan beristirahat untuk memulihkan kondisi fisik dan mental dari letihnya berkelana di dunia.

Jika dilihat dari aspek psikologinya, definisi rumah merupakan sebuah tempat untuk tinggali serta untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan tentram, damai, serta menyenangkan bagi penghuninya. Dari pengertian secara psikologis ini lebih menitikberatkan pada situasi dan suasana fisik rumah itu sendiri.

NASIB NELAYAN DI INDONESIA

Kita semua pasti tahu lirik lagu “Nenek moyangku seorang pelaut..”
Lagu itu seolah mencerminkan profesi nelayan ini telah digeluti para pendahulu di negeri ini. Bagaimana tidak Indonesia merupakan salah satu Negara kepulauan terbesar di dunia. Luas wilayah perairan Indonesia pun lebih dari setengah luas total wilayah Indonesia.

Kayanya sumber daya lautan juga membuat banyak masyarakat yang akhirnya terjun menjadi nelayan. Pada 2016, menurut Kementrian Kelautan dan Perikanan ada sebanyak 2.265.859 orang yang menjadi nelayan di laut. Nelayan tersebut mayoritas merupakan masyarakat pesisir. Mirisnya tidak sebanding dengan kekayaan laut di Indonesia, seperempat dari total penduduk miskin di Indonesia adalah nelayan. Dengan sejuta problematika dan tantangan Nelayan di Indonesia, sebagian besar dari mereka belum sejahtera. Hal ini diakui oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan bahwa mayoritas nelayan berada di bawah garis kemiskinan.

SEMUA ORANG BERHAK BERTEMPAT TINGGAL

Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta memperoleh pelayanan kesehatan. Begitu yang disampaikan dalam salah satu amanat UUD 1945 pada pasal 28H. Artinya pemerintah memiliki andil dalam masalah perumahan. Nah bagaimana dengan masyarakat yang berpenghasilan rendah seperti nelayan? Akankah bisa memiliki hunian yang layak? Kita tahu sendiri bagaimana meroketnya harga rumah saat ini akankah masyarakat seperti nelayan ini bisa mendapatkan kebutuhan primernya?

RUMAH KHUSUS UNTUK NELAYAN

Pak Bobi Hauriza telah menjadi nelayan selama 14 tahun di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Garis pantai ± 210 km yang terbentang sepanjang Kabupaten Pesisir Lampung Barat belum mampu memberikan kontribusi yang nyata terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat nelayan.

Salah satu program Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah membangun Rumah Khusus Nelayan. Pak Bobi adalah salah satu penerima pembangunan rumah khusus (rusus) nelayan oleh Pemerintah. Sebelumnya ia merasakan betapa sulitnya tinggal di rumah yang tidak layak huni. Selain dingin menerpanya bersama keluarga, jika hujan air hujan pun tak segan-segan menerobos dari atap rumahnya. Pak Bobi merasa bantuan rumah khusus ini membantu keluarganya untuk hidup dengan lebih layak serta membuatnya tenang untuk melaut selagi meninggalkan anak dan istri di rumah. Pak Bobi bersama ke-49 temannya merupakan penerima rusus tipe 36 yang dibangun oleh Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR tahun 2017.

APA ITU RUMAH KHUSUS?

Rumah khusus (rusus) adalah rumah yang diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan khusus. Apa hanya profesi nelayan? Tidak, selain nelayan, masyarakat dan petugas kawas perbatasan Negara seperti tenaga medis, guru dan petugas mercusuar. Ada juga rumah khusus korban bencana, masyarakat daerah terpencil dan tertinggal, masyarakat lanjut usia dan sebagainya.

Pembangunan rumah khusus merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah menghadirkan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah seperti yang diamanatkan di undang-undang. Total rumah khusus yang dibangun mencapai 4.525 unit di tahun 2018. Program Rumah Khusus Nelayan merupakan salah satu penerimanya.

Tidak hanya Provinsi Lampung, hampir wilayah pesisir di Indonesia menjadi penerima bantuan rumah khusus nelayan. Seperti daerah-daerah pesisir di Aceh, Padang, Riau Gorontalo, Konawe hingga Pangandaran pun menjadi penerima jenis bantuan ini. 


Bagaimana tahun ini? Salah satu berita baik dari Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Perumahan Provinsi Aceh melakukan serah terima pengelolaan untuk masyarakat nelayan di Desa Linggi, Kecamatan Simeulue Timur kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh. Harapannya dengan 50 unit Rusus dengan tipe 28 tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan serta memberikan hunian yang layak bagi para nelayan di Aceh.

Bagaimana tahapan proposal dan pengajuan rumah khusus, Sahabat bisa melihat di infografis di bawah ya atau untuk infomarsi lengkapnya bisa klik rumah khusus.

PERAN DAN PROGRAM PEMERINTAH

Selain program Rumah Khusus, Pemerintah melalui Kementerian PUPR memiliki beberapa program lain demi membantu masyarakat mendapatkan rumah layak huni di Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan oleh beberapa program Kementerian PUPR antara lain:

BANTUAN STIMULANT PSU

Kementerian PUPR berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perumahan layak huni bagi masyarakat. Selain bantuan tunai, salah satu perwujudan komitmen ini dengan penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) seperti jalan lingkungan, penyediaan jaringan air bersih dan tempat pembuangan sampah terpadu kepada pengembang perumahan yang membangun perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dilansir dari situs pekerjaan umum, Kementerian PUPR telah menyalurkan bantuan PSU untuk 119.695 unit rumah bersubsidi secara nasional mulai 2015 hingga 2019. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan rumah bersubsidi setiap tahunnya.
Alokasi anggaran tahun lalu untuk bantuan PSU sebesar Rp123 Miliar untuk 13.000 unit rumah bersubsidi secara nasional. Sementara tahun 2020 dana yang dialokasikan lebih besar, sekitar Rp202 miliar untuk pembangunan PSU.

Khalawi Abdul (Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan) menuturkan bantuan PSU ini diharapkan bisa mendorong pengembang untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi untuk masyarakat Indonesia. Selain itu, dengan dibangunnya PSU pemerintah ingin agar masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi dapat tinggal dengan lebih nyaman.

PROGRAM RUMAH SUSUN

Rumah susun merupakan bangunan gedung bertingkat yang dibangun dalam suatu lingkungan yang terbagi dalam bagian-bagian yang distrukturkan secara fungsional, baik dalam arah horizontal maupun vertical. Rumah susun merupakan satuan-satuan yang masing-masing dapat dimiliki dan digunakan secara terpisah, terutama untuk tempat hunian yang dilengkapi dengan bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama (UUD Nomor 20 Tahun 2011 Tentang Rumah Susun)



Kementrian PUPR setelah menyelesaikan Rusun Pasar Rumput bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), kini tengah membangun Rusun Tingkat Tinggi Pasar Jumat terutama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini progres konstruksinya telah mencapai 88,12%. Luas bangunan utama Rusun Pasar Jumat sekitar 2.800 m2 yang terdiri dari 16 lantai untuk hunian dan 2 lantai untuk fasilitas bermain anak dan fasilitas umum.

Jika kalian tertarik untuk mendapatkan rumah pertama kalian dengan fasilitas pemerintah ini berikut persyaratan dan alur bantuan rumah susun dari Kementrian PUPR.

BANTUAN STIMULANT PERUMAHAN SWADAYA (BSPS)

Melalui PERMEN 07/PRT/M/2018 dijelaskan bahwa BSPS merupakan bantuan Pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum.

Program BSPS atau bedah rumah merupakan salah satu ikhtiar Kementerian PUPR terus melanjutkan program peningkatan kualitas rumah untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH). Ada dua jenis bantuan dalam BSPS yaitu peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru, baik rumah rusak total atau bagi masyarakat yang belum memiliki rumah.



Ternyata anggarannya pun cukup besar, BSPS dialokasikan sebesar Rp 4,6 triliun untuk peningkatan kualitas di 449 kab/kota dan membangun baru di 151 kab/kota. Selain sebagai upaya mempertahankan daya beli masyarakat, program BSPS ini juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat berpenghasilan rendah di tengah Pandemi Covid-19, senada dengan yang disampaikan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Tahun ini setidaknya ada 35 Miliar digelontorkan untuk membangun 2000 unit rumah di Provinsi Bengkulu yang tidak layak huni menjadi sasaran program BSPS agar menjadi hunian yang layak huni. Rumah tersebut tersebar di 10 Kabupaten/Kota di Pulau Bengkulu.

Nah bagaimana kriteria syarat penerima bantuan baik berupa uang atau berupa PSU Simak infografik di bawah ini. Untuk informasi lengkapnya ada di rumah swadaya.

PENUTUP

Rumah layak huni adalah impian bagi semua orang tidak terkecuali saudara kita yang berpenghasilan rendah. Salah satu ikhtiar pemerintah melalui program-program Kementrian PUPR, Program Rumah Khusus nelayan, menjadi salah satu jalan meraih impian rumah pertama Pak Bobi dan teman-temannya.

Kita semua berharap dengan menempati rumah yang layak huni, kualitas tingkat kelangsungan hidup lebih baik. Mereka dapat merasakan tempat yang nyaman untuk keluarganya dan kesejahteraan dan kerja keras para nelayan meningkat.

Semoga semua program yang digarap Kementrian PUPR dapat berjalan dan tepat guna serta sasaran. Kita dapat membantu dengan partisipasi aktif dalam pengawasannya di lapangan. Jika ada saran dan aduan bisa kita lapor di sini .

Sumber Data :

[1]. https://www.pu.go.id/video/detail/149/persembahan-rumah-bagi-nelayan 
[2]. https://republika.co.id/berita/pzrjiv383/50-persen-nelayan-indonesia-di-bawah-garis-kemiskinan 
[3]. https://www.pu.go.id/berita/view/18051/tahun-2020-kementerian-pupr-programkan-9-000-unit-bantuan-rumah-komunitas-untuk-32-kabupaten-kota-di-indonesia 
[4]. https://pu.go.id/berita/view/18268/ciptakan-peluang-kerja-di-tengah-pandemi-covid-19-kementerian-pupr-programkan-bantuan-rumah-swadaya-di-provinsi-bengkulu 
[5]. https://pesisirbaratkab.go.id/berita/pupr-serahkan-bantuan-rumah-khusus-nelayan 
[6]. https://www.instagram.com/perumahan_pupr/ 


Related Posts
Shafira Adlina
Mamahnya Sakha dan Hafsah. Mamah yang suka nulis dan desain. Masih belajar jadi blogger, asessor dan fasilitator. email : adaceritamamah at gmail dot com

Related Posts

32 komentar

  1. waaah menarik banget program rumah khususnya ya mbak, meski bukan nelayan masih tetap boleh menempatinya. memang sih di desa tempat tinggalku juga masih ada beberapa rumah yang blm layak huni, semoga program ini bisa berjalan lancar dan tepat sasaran ya :)

    BalasHapus
  2. Program² dr PUPR cukup luas dan beragam. Apalagi negara kita memang luas banget. Semoga semakin banyak masy yg bisa memiliki rumah layak huni yah...

    BalasHapus
  3. saya baru tahu rumah rusus ini mba, bagus ya programnya pemerintah melalui PUPR ini, semoga dapat disebarkan bagi orang yang berhak, dan mereka terbantu mendapatkan tempat tinggal yang layak huni.

    BalasHapus
  4. Keren nih PUPR, jadi nasib nelayan bisa lebih baik ya mbak.

    BalasHapus
  5. Wow, programnya mantap nih. Apalagi kawasan pesisir lebih sering terkena abrasi. Semoga ada program ini nasib nelayan bisa semakin baik

    BalasHapus
  6. Bagus sekali ini program rumah khusus yang diluncurkan kementerian PUPR. Saya baru tahu lho ada program ini. Semoga makin banyak masyarakat kurang mampu yang menerima bantuan rumah khusus ini ya, sehingga semuanya bisa tinggal di dalam rumah yang layak huni

    BalasHapus
  7. Owalah ada ya program rumah khusus kayak gini... Bermanfaat banget untuk profesi tertentu ya. Bikin rumah idaman sekarang memang penuh tantangan. Dan masyarakat pasti kerasa terbantu banget dengan adanya program ini

    BalasHapus
  8. Mudah-mudahan program ini dapat dijangkau oleh masyarakat khususnya nelayan yang benar2 membutuhkan rusus

    BalasHapus
  9. Iyaa lhoo baru tahu beneran program pemerintah tentang rumah khusus. MasyaAllah sampai rumah khusus nelayan pun ada. Ga bayangin gimana beratnya jadi kepala negara. Mikir mulai dari hak semut sampai manusia.

    BalasHapus
  10. Bener sih, rumah layak huni merupakan impian setiap orang. Senyaman-nyamannya rumah tetangga, harusnya lebih nyaman tinggal di rumah sendiri eaa~

    PUPR banyak juga ya program bikin rumahnya😀

    BalasHapus
  11. Wah, berita baik ini ternyata pemerintah berikan perhatian khusus buat nelayan. Semoga semua nelayan punya rumah pribadi.

    BalasHapus
  12. Saya baru tahu jika ada program semacam ini untuk nelayan. Karena rumah saya cukup dekat dengan wilayah pesisir dan belum pernah saya melihat langsung program rumah khusus untuk nelayan yang berpenghasilan rendah seperti ini. Belum merata kali ya.. Semoga program pemerintah yang bermanfaat seperti ini bisa diteruskan dan menjadi lebih baik.

    BalasHapus
  13. Dengan dibangunnya rusun dapat memudahkan masyarakat yang ingin memiliki hunian. Semoga program tersebut terus berkelanjutan dan makin meluas lagi ke seluruh wilayah aamiin

    BalasHapus
  14. Kebutuhan rumah adalah kebutuhan setiap warga negara ya, semoga dngan adanya bantuan stimulan dari PUPR bisa meringankan masy. yg tdk mampu

    BalasHapus
  15. Aku pun baru tahu program pemerintah soal rusus ini. Baik banget lhoo. Tapi kurang terekspos dan tersosialisasikan ke masyarakat ya mbaa. Apa memang publikasinya untuk sasaran tertentu aja yaa. Beruntung saya baca artikel ini jadi tahu salah satu program pemerintah yang memang benar2 bantu rakyatnya

    BalasHapus
  16. Wah.. Program pemerintah ini sangat bermanfaat sekali, khususnya bagi nelayan di pesisir pantai. Semoga program ini tepat sasaran. Aamiin.

    BalasHapus
  17. Alhamdulillah, nelayan dapat perhatian pemerintah dlm memenuhi kebutuhan rumah yg layak. Emang ironis ya, Nelayan kita hidup dalam kemiskinan 🙏

    BalasHapus
  18. Program perumahan khusus nelayan semoga dapat membantu nelayan yg betul2 membutuhkan. Tepat sasaran.

    BalasHapus
  19. Wahh senang banget kak akhirnya ada program yang memperhatikan petani seperti ini, kok kurang terekspos ya :'(

    BalasHapus
  20. Program pemerintah ini tujuannya kan supaya ada pemerataan bagi semua warga, ya? karena semua warga berhak memiliki rumah. Saya setuju banget dengan program PURP ini. Saat saya tulis komentar ini, di luar sedang hujan. Nggak deras sih, tapi berada di rumah seperti saat ini adalah impian semua orang, termasuk pak Bobby dan kawan kawan. Semoga segera terwujud

    BalasHapus
  21. baru ta ya ada program seperti ini. yang jelas ini sangat membantu banget buat para nelayan. selain nelayan program ini juga sebagai wujud dedikasi nyata

    BalasHapus
  22. Wah aku baru tau nih ada program seperti ini. Sangat bagus menurutku, utk nelayan program ini sangat membantu, sedangkan selain nelayan seperti tenaga medis dsb, program ini sbg bentuk dedikasi

    BalasHapus
  23. Program pemerintah seperti ini harus didukung dan semoga peruntukkannya sesuai sasaran

    BalasHapus
  24. Rumahnya seragam, bagus dan rapi ya. KAum nelayan memang sangat butuh bantuan rumah. mereka hidup berimpitan bahkan kadang ndompleng di teras tetangga

    BalasHapus
  25. Keren nih programnya. Bisa bantu para nelayan yang belum punya rumah. Semoga banyak yang terbantu dengan ini

    BalasHapus
  26. Rumah yuni kan di pesisir pantai. Kira-kira ada nggak ya program rumah khusus nelayan juga di sini?

    BalasHapus
  27. Alhamdulillah ikut seneng kalau para nelayan juga diperhatikan seperti ini. Semoga pak nelayan dan keluarganya sehat sehat selalu biar kita bisa makan ikan terus hihi. Tp aku juga baru tahu ada program seperti ini.

    BalasHapus
  28. Keren kak artikelnya, memang program PURP sangat membantu masyarakat lapisan bawah untuk merasakan hidup layak di tempat berteduh yang bisa melindungi dari panas dan hujan. Btw, semoga menang lombanya kak.

    BalasHapus
  29. Keren beud PURP. Semoga banyak rakyat yang terbantu untuk kelangsungan hidup yang nyaman

    BalasHapus
  30. Program yang bagus yang sudah dilakukan oleh kementrian PUPR semoga tetap ada terus untuk mensejahterakan masyarakat

    BalasHapus
  31. Alhamdulillah ya pemerintah punya kepedulian terhadap nasib para nelayan ya mba. Sehingga nelayan bisa memiliki rumah yang layak. Semoga menang lomba ya mba. Aamiin

    BalasHapus
  32. Alhamdulillah jika nelayan bisa mendapat rempat tinggal yg layak, program spt ini mesti dishare agar makin banyak nelayan yg tau dan mendapat informasinya sehingga mereka jg bisa mendapatkan tempat tinggal yg layak

    BalasHapus