-->
mOaB8SxtB0X1FfqkEcWCngeyJrUW9rkTfz5H9ziF

Program Dayamaya dan SandBox Bae Suzy

Mengenal Dayamaya

Membangun bangsa bisa memulai dari mana saja, termasuk dari dunia maya.

Itulah salah satu yang dilakukan oleh Dayamaya. Dayamaya merupakan program inisiatif dengan visi mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital Indonesia, khususnya di daerah 3T.

Daerah 3T atau daerah yang  Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) Daerah merupakan daerah yang paling terluar pada wilayah Indonesia. Data menunjukkan ada 122 wilayah di Indonesia yang masuk dalam wilayah 3T salah satunya adalah Kabupaten Nias.

Kementerian Komunikasi dan Informatika Negara Republik Indonesia melalui Badan Aksesibililitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) membuka kesempatan sinergitas bersama startup eCommerce dan UMKM digital untuk mengembangkan potensi 3T ini dengan Program Dayamaya.

Berangkat dari azas keadilan tentu kita sepakat untuk mewujudkan kompetensi digital di seluruh pelosok negeri. Bukan hal yang mudah dan bukan sesuatu yang sulit untuk memantik kolaborasi lintas sektor bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat gotong royong bersama para stakeholder strategis, kita dapat mewujudkannya, berikut adalah kompetensi digital yang harus kita kuasai bersama.

Dayamaya, Sandbox 3T untuk Indonesia

Siapa yang di sini sudah menonton drama korea Start-Up? Drama korea yang dilatarbelakangi para anak muda yang merintis perusahaan rintisan atau start-up mengingatkan saya pada Dayamaya. Pada drama tersebut ada perusahaan aggregator yang menjadi wadah para penggiat start up bernama SAND BOX.

Serupa tapi tak sama Dayamaya pun menjadi wadah para start up untuk mengembangkan potensi daerah di Indonesia, khususnya pada daerah terdepan,terluar dan tertinggal. Kalau di drama korea, sand box memberi fasilitas para perusahaan rintisan ini untuk bertemu dengan para investor yang sesuai dengan bisnis mereka, bagaimana dengan dayamaya? Apa bentuk dukungan yang diberikan oleh dayamaya?

Apa Saja Bentuk Dukungan Yang Diberikan Oleh Dayamaya?

Bentuk dukungan yang diberikan oleh program dayamaya secara garis besar, ada empat jenis bantuan. Empat bantuan yakni fasilitas yang dapat diberikan Dayamaya adalah pelatihan SDM (sumber daya manusia), eksekusi survey pasar, infrastruktur teknologi, dan sosialisasi & pemasaran.

“Siapa saja, dimana saja, punya kesempatan yang sama.”

Mengenal 3 Program Inisiatif Start-Up Dayamaya 

Seleksi Program Inisiatif Dayamaya sudah dimulai semenjak tahun 2019. Dari tahap awal didapatkan 18 nama komunitas atau start up yang masuk. Saat ini ada tiga besar perusahaan rintisan atau start up yang telah berkesempatan terjun memberikan kontribusi kepada masyarakat. Tiga program perusahaan rintisan tersebut adalah yaitu Atourin, Cakap dan Jahitin.

Atourin, Digitalisasi Para Pemandu Wisata

Saya teringat ketika saya pergi berlibur ke Pulau Belitung bersama keluarga, saat itu kami membutuhkan tour guide atau pemandu wisata untuk memudahkan perjalanan liburan kami. Kita semua pasti membayangkan bagaimana cara bertahan hidup para profesi tour guide di masa pandemi. Ketika liburan bukan menjadi prioritas banyak orang karena alasan kesehatan di pandemi. 

Nah, salah satu cara adaptasi para tour guide ini adalah dengan memanfaatkan internet dengan menghadirkan layanan virtual tour. Atourin sebagai perusahaan teknologi di sektor pariwisata juga menyediakan pelatihan untuk para pemandu wisata untuk dapat menghadirkan layanan virtual tour ini.

Atourin merupakan penyedia jasa dan layanan baik secara online maupun offline untuk industri pariwisata Indonesia. Atourin juga berkesempatan menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi pemandu wisata di Natuna melalui program Dayamaya.

Cakap, Menyebarkan Kecakapan Bahasa Asing Mulai dari Daerah

Program perusahaan rintisan yang bergerak sebagai platform online pembelajaran bahasa asing ini menamai dirinya sebagai Cakap. Program ini mendukung pengembangan daerah wisata dengan meningkatkan kemampuan masyarakat dari sisi penguasaan bahasa, utamanya bahasa Inggris.

Pada tahun 2019 Cakap melalui program Dayamaya berkontribusi telah menyelenggarakan digital assessment di Kabupaten Sabu Raijua dan Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Assessment tersebut menggunakan standarisasi CEFR (The Common European Framework of Reference for Languages). Setidaknya ada 250 orang setingkat pelajar SMA yang terlibat dalam program tersebut. Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui ruang belajar digital dalam sebuah kelas online yang diisi oleh guru bahasa Inggris asing (ESL Teacher).

Jahitin.com Menjahit Harapan Para Mama di Daerah Sumba

Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya Sumba Barat dan Sumba Barat Daya terkenal akan kearifan lokal dan budayanya berupa kain tenun. Masyarakat di sana pun banyak berprofesi sebagai penjahit. Para penenun dan penjahit di sana biasa disebut dengan panggilan Mama. Berangkat dari sana, Jahitin hadir untuk memberdayakan SDM dengan meningkatkan skill para penjahit.

Jahitin mengajarkan para penjahit untuk memanfaatkan limbah tenun lewat berbagai workshop. Workshop tersebut mengajarkan bagaimana cara pengolahan limbah tenun menjadi produk  yang bernilai jual lebih, seperti craft cushion pillow.

Selain itu, para penjahit juga mendapatkan kemudahan untuk mengakses pasar dari Jahitin. Salah satu dampaknya adalah para penjahit di Sumba sudah mendapatkan akses langsung berhubungan dengan Dinas Perdagangan.

Asri Wijayanti selaku CEO Jahitin Academy juga menyebutkan bahwa para penjahit di Sumba mendapatkan order membuat 5000 masker setelah dilakukan pelatihan kepada para penjahit oleh Jahitin. Jahitin memberi pelatihan bagaimana cara membuat masker sesuai dengan standar kesehatan yang difasilitasi oleh BAKTI dan Kementerian Desa, dan Pemberdayaan Daerah Tertinggal. 

Penutup

Tentu kita sepakat bahwa pemerintah Indonesia butuh bahu membahu dalam menyelesaikan tantangan pembangunan daerah 3T. 

Untuk itu, peran dari para start up dan komunitas sangat diperlukan untuk bersama Dayamaya dari program Kementerian Komunikasi dan Informatika bersinergi memperbaiki perekonomian berbasis digital di daerah 3T. 

Semoga Atourin, Cakep, Jahitin bisa seperti Noon-gil di darkor start-up yang mendapat kesempatan bertumbuh dan bermanfaat buat orang banyak.

Semoga para agen perubahan dan program Dayamaya ini dimudahkan dalam mengubah negeri yang lebih baik lagi. 

Semoga bermanfaat, salam.


shafira adlina cerita mamah
Related Posts
Shafira Adlina
Mamahnya Sakha dan Hafsah. Mamah yang suka nulis dan desain. Masih belajar jadi bloger, asessor dan fasilitator. Untuk kerja sama silahkan hubungi email : adaceritamamah at gmail dot com

Related Posts

32 komentar

  1. Dayamaya keren banget ya kiprahnya
    beneran berkontribusi optimal nih, untuk masyarakat daerah 3T
    Dan yeah, jadi inget dgn Semangaattt Bae Suzy plus Samsan Tech :D

    BalasHapus
  2. Gerakan inspiratif nan kreatif seperti ini harus ditumbuhkembangkan di Indonesia, jangan sampai mati. Yuk, kita support Daya maya agar lebih berkembang dan akhirnya membantu anak muda Indonesia berkreasi.

    BalasHapus
  3. Bagus programnya, karena pemandu wisata, belajar bahasa asing serta keterampilan bisa menjadi ladang usaha juga buat mereka dalam dunia pariwisata.

    BalasHapus
  4. keren banget program dayamaya, semoga dengan program ini masyarakat Indonesia makin berdaya, perekonomian Indonesia kembali bergeliat dan bersinar.

    BalasHapus
  5. Dayamaya sama Duomaya beda ya? eh.. maap maap, wkwk..

    Program-program yg dibuat sih keren banget ya, jadi bener-bener ngebantu masyarakat di daerah 3T yang sangat butuh perhatian khusus, terutama untuk membangun perekonomiannya dari UMKM. Sip lah Dayamaya :D

    BalasHapus
  6. Baca ini duh mah, asli keren parah aksi nyata dari program dayamaya untuk para pelaku usaha. Aku biasanya tahunya program untuk kawasan 3T tu untuk program pendidikan saja, ternyata tidak hanya itu saja. Salut!

    BalasHapus
  7. wuah aku jadi penasaran. limbah tenun yang dimaksud itu seperti apa ya?
    limbah cairnya? atau kain perca?

    BalasHapus
  8. amin ya Allah, jayalah Indonesiaku. sukses terus untuk program dayamaya. Negeri ini sangat membutuhkan sentuhan-sentuhan para start up, semoga perekonomian Indonesia makin bergeliat.

    BalasHapus
  9. gerakan seperti ini bagus banget jelas. semoga makin banyak yg membuat gerakan seperti sehingga mampu meningkatkan kemampuan masyarakat meski di era pandemi gini ya teh.. aku tadi baca atuorin itu ato urin, ternyata itu tuh dari a tour in ya, ada tournya, hihi..

    BalasHapus
  10. Baca ini jadi punya sedikit harapan untuk Indonesia ya mbaa. Mudah-mudahan program keren gini terus berlanjut dan jadi contoh instansi lain

    BalasHapus
  11. Aku seneng, ada program seperti ini. Jadi kesempatan untuk menjadi setara antar pulau dan daerah akan semakin seimbang.

    BalasHapus
  12. Program Dayamaya keren banget ih ... Jadi bersama start-up busa membantu mengembangkan masyarakat di daerah 3T

    BalasHapus
  13. MasyaAllah ya Mba sekarang makin melek starup gini bikin bahagia
    apalagi ada drakornya pula jadi kan sekarang gambarannya banyak. Sampean tim siapa nih hahaha

    BalasHapus
  14. Bagus nih programnya, semoga kedepan daerah2 3T bisa semakin maju dengan adanya program ini

    BalasHapus
  15. Keren banget program dayamaya ini. Semoga dengan adanya program ini dapat membantu para UMKM lebih baik lagi ya. Perekonomian menjadi lebih baik.

    BalasHapus
  16. Bagus banget programnya. Semoga berhasil di Indonesia, seperti SamsanTech di startUp

    BalasHapus
  17. Dayamaya... untuk hidup yang lebih berkualitas ❤

    BalasHapus
  18. Wah saya belum nonton film start up jadi masih meraba soal start up ini. Tapi melihat program dayamaya ini keren sih, membantu usaha UMKM lebih maju dan berkembang yaa

    BalasHapus
  19. Aku jdi pengen belajar jahit menjahit nih mba klo online bsa paham ga ya? Smoga umkm smakin maju

    BalasHapus
  20. Bagus ya kiprahnya Danamaya.. Saling bahu membahu membangun wilayah 3T ☺

    BalasHapus
  21. Daerah 3T pasti senang dengan hadirnya program inovasi ini. Semoga terus berkelanjutan yaaaa

    BalasHapus
  22. Salut banget sama program Dayamaya ini apalg mendukung 3T. Semoga kedepannya makin meluas. Btw klu msal ikut jahit online nya it gmna ya kak?

    BalasHapus
  23. happy bgt denger ada program ini, moga daerah 3T dan banyak startup yang bisa ikut program serupa biar makin maju kk

    BalasHapus
  24. wah menarik sekali program ini, semoga saudara kita yang ada di daerah 3T bisa terbantu dengan adanya program ini ya bund

    BalasHapus
  25. Bagus sekali program Dayamaya ini. Semoga bisa benar2 tepat sasaran sehingga terwujud apa yang menjadi tujuannya dan semakin meningkatkan perekonomian Indonesia ya.

    BalasHapus
  26. Menginspirasi sekali program2 dr dayamaya ini. Semoga makin banyak org2 kreatif yg membuat program seperti ini untuk memajukan indonesia

    BalasHapus
  27. Aamiin..semoga dengan adanya tiga program ini kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat khususnya daerah 3T semakin meningkat ya...
    Suka jahit saya jadi kepoin dengan program Jahitin nih

    BalasHapus
  28. Drama selalu bisa mengangkat yang lagi happening di dunia nyata yaa..
    Kebayang sekarang Start Up itu membangunnya gak mudah.
    Salut sama Dayamaya dengan semua program kecenya.

    BalasHapus
  29. Bagus banget programnya. Sekarang dengan startup digital yang sampai ke pelosok Indonesia ini semoga bisa meningkatkan keahlian dan kesejahteraan rakyat daerah 3T.

    BalasHapus
  30. Program bakti kominfo lewat dayamaya ini keren ya kak menggandeng start up muda buat memajukan daerah 3T. Semoga sukses terus agar daerah 3T juga bisa ikutan maju seperti daerah lainnya

    BalasHapus
  31. Info menarik, tidak semua tau tentang dayamaya lho. Termasuk aku.

    BalasHapus