-->
mOaB8SxtB0X1FfqkEcWCngeyJrUW9rkTfz5H9ziF

Perkembangan Vaksin Corona Indonesia

Apakah 2021 sudah bisa masuk sekolah?

Semua orang pasti bertanya-tanya kapankah pandemi corona ini akan berakhir. Tak terlebih para orang tua dan anak-anak yang menanyakan tentang sekolah. Saya sendiri bertanya-tanya, akankan semester tahun ajaran 2020/2021 sudah dapat bersekolah?

Persyaratan Pembelajaran Tatap Muka

Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan bahwa dengan memenuhi syarat tertentu sekolah dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka. Di bawah ini merupakan persyaratan yang harus dipenuhi jika ingin melaksanakan pembelajaran secara tatap muka di sekolah. 

Mendapatkan Izin Dari Tiga Pihak 

Jika ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka, setidaknya sekolah harus mengantongi izin dari tiga pihak. Pihak yang pertama adalah pemerintah daerah/kantor wilayah/ kantor kemenag. Pihak kedua dan ketiga yang harus diminta persetujuan untuk pembelajaran tatap muka adalah kepala sekolah dan perwakilan orang tua melalui komite sekolah. 

Namun pada dasarnya perizinan terbesar anak mengikuti sekolah tatap muka adalah hak terbesar orang tua.

Memenuhi Daftar Pemeriksaan dan Menerapkan Protokol Kesehatan 

Sekolah yang ingin mendapatkan perizinan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka sudah seharusnya memenuhi protokol kesehatan. Daftar periksa protokol kesehatan sebagai iberikut

  • Ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan, seperti toilet yang layak dan bersih
  • Tersedianya sarana cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, dan disinfektan. 
  • Sekolah dapat mengakses fasilitas pelayanan kesehatan. 
  • Kesiapan menerapkan wajib masker. 
  • Memiliki thermogun. 

Mendapat Dukungan dari Semua Pihak

Paling penting dari terlaksananya pembelajaran tatap muka di tahun 2021 membutuhkan dukungan dari semua pihak. Pak Nadiem mengemukakan harapannya mendapat dukungan dari semua pemangku kepentingan untuk melaksanakan keputusan bersama ini agar bisa sukses. 


Vaksin Corona

Saya pribadi sebagai orang tua merasa lebih tenang untuk melepas anak ke sekolah jika vaksin corona sudah ada. Jadi sudah sewajarnya jika kita harus terus up to date dengan berita kesehatan khususnya tentang pengembangan vaksin corona ini.

HALODOC, APLIKASI KESEHATAN DALAM GENGGAMAN

Halodoc adalah aplikasi yang menyediakan sebuah kebutuhan kesehatan dalam genggaman. Mulai dari chat dengan dokter, beli obat dan vitamin, kunjungan ke rumah sakit hingga artikel-artikel kesehatan yang up to date. Saya pun memantau pengembangan vaksin corona ini lewat aplikasi Halodoc. Artikel-artikel yang diterbitkan oleh Halodoc pun ditinjau kembali oleh dokter, wah menarik ya.

Dari artikel-artikel vaksin corona yang dimuat oleh Halodoc mengabarkan ada berita baik dari beberapa perusahaan pengembang kandidat vaksin corona ini.

Sebelumnya kita harus tahu bahwa pemerintah telah menetapkan enam jenis vaksin corona yang akan beredar di Indonesia. Keputusan tersebut tertera dalam Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) RI No. HK.01.07/Menkes/9860/2020. 

Apa saja jenis vaksin corona tersebut?

Vaksin pertama dan kedua buatan Amerika Serikat di bawah perusahaan Moderna dan PFizer Inc and BioNTech. Vaksin corona ketiga dan keempat dibuat oleh China yakni Sinovac Biotech Ltd dan China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm). Vaksin corona selanjutnya bernama AstraZeneca,hasil kerja sama Pemerintah Indonesia bersama dengan perusahaan farmasi asal Inggris. 

Terakhir vaksin buatan dalam negeri, PT Bio Farma (Persero). Sampai saat ini  efektivitas vaksin buatan bio farma ini belum bisa dipastikan karena tahap uji klinis terus berjalan. 

Vaksin corona yang bekerja sama dengan Sinovac ini sedang diuji klinisnya di Bandung. Saat ini sudah memasuki fase ketiga dan sejauh ini hasilnya baik, berita tersebut disampaikan Ketua Komnas Komite Nasional Pengkajian Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Prof. Dr. Hindra Irawan Satari. Pada Kamis, 19 November 2020 lalu, Beliau menyampaikannya dalam konferensi pers perkembangan uji klinis vaksin corona.

Dilaporkan ada 1600-an relawan yang telah divaksin, tidak ada yang mengalami efek samping yang sifatnya serius. Akan tetapi, uji klinis vaksin corona belum selesai sepenuhnya. Masih ada banyak hal yang perlu terus dikaji terkait vaksin corona ini.

Penutup

Tetap update kabar terbaru dari pengembangan vaksin corona lewat aplikasi Halodoc. Segera download aplikasi Halodoc juga agar dapat menikmati kemudahan mendapatkan layanan kesehatan. Jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan pencegahan corona ya.



shafira adlina cerita mamah
Related Posts
Shafira Adlina
Mamahnya Sakha dan Hafsah. Mamah yang suka nulis dan desain. Masih belajar jadi bloger, asessor dan fasilitator. Untuk kerja sama silahkan hubungi email : adaceritamamah at gmail dot com

Related Posts

13 komentar

  1. Mengikuti protokol kesehatan di sekolahan SMP-Perguruan Tinggi mungkin bisa. Tapi kalau anak SD, kayaknya susah, Mbak. Terima kasih ulasannya Mbak Shafira. Aktual dan informatif. Terima kasih juga telah berbagi.

    BalasHapus
  2. Halodoc memang mantul banget buat cari info" kesehatan, aku juga udh install dari lama

    BalasHapus
  3. Aplikasi halodoc memang membantu sekali untuk update berita tentang vaksin ini. Aku juga menunggu kapan vaksin turun sih, biar ga worry lagi dengan kondisi sekarang. Semoga segera vaksin bisa di nikmati semua kalangan ya kak.

    BalasHapus
  4. Saya sih belum siap kalo sekolah mulai membuka pembelajaran tatap muka. Walau sudah ada vaksin. Setidaknya tunggu sampai angka kenaikan penyebaran covid rendah. Baru terasa aman.

    BalasHapus
  5. Agak was-was ya kalau sekarang ini harus PJJ, apalagi kasusnya makin tinggi. Ada Halodoc makin mudah buat ngakses info kesehatan

    BalasHapus
  6. Iyaa teh . Aku juga akan cepat tenang kalo vaksin udah ada nih. Cara trbaik yg bisa dilakukan sekarang inii yaa melakukan protokol dlu, kalo ada apa 2 hubungi ahli seperti dokter2 yg ada di halodoc ini. Semoga sehat sehat yaaa semuanyaa

    BalasHapus
  7. Wih aku baru tahu kalo udah diujicobakan di Bandung nih mbaa. Mudah-mudahan berhasil dan segera didistribusikan ke masyarakat yaa. Aamiin

    BalasHapus
  8. Dengan aplikasi Halodoc semua bisa dihandle ya kak, untuk konsultasi tentang keluhan kita tanpa perlu keluar rumah

    BalasHapus
  9. Jujurly, aku belum setuju nih kalo harus tatap muka. Karena memang ngomongin wacana gampang, tapi kita nggak pernah tau dilapangan gimana, yakan mbak? Yah, semoga baik-baik tanpa drama sih, karena memang nggak bisa sempurna apa yang kita lakuin.

    Tapi apapun itu, Halodoc memang ngebantu sekali nih, karena bisa konsultasi dan selalu update berita seputar kesehatan, termasuk tentang vaksin Covi-19 ini.

    BalasHapus
  10. Di Juli lalu saya sempat berdoa masuk sekolah Januari 2021 saja. Ternyata malah Juli lagi, itu pun wallahu alam... Semoga pandemik ini lekas berlalu

    BalasHapus
  11. Aku masih menunggu info vaksin terupdate sih dan halodoc biasanya termasuk yg update terus

    BalasHapus
  12. Semoga tahun ini pandemi corona segera berakhir dan kita sebagai pelajar atau mahasiswa bisa kembali belajar dengan tatap muka langsung serta semuanya aktivitas lain kembali normal seperti biasa

    BalasHapus
  13. sebenarnya, saya sudah lama ingin menyekolahkan anak saya, karena kebutuhan kerjaan yang mengharuskan fokus selama beberapa jam. namun, saya urungkan niat itu karena belum siap kalau harus membiarkan anak saya sekolah bertemu orang lain, ya mudah2an vaksin ini menjadi solusi yang bisa segera didistribusikan

    BalasHapus